persentase komposisi telur :
- air 73,7%
- protein 13,4%
- lemak 10,0%
- zat besi (Fe)
- vitamin
- air 87,8%
- 10 % mengandung albumin, ovoglobulin, mucin
- lemak 0,05%
- zat besi 0,0001%
- riboflavin
- air 49,05%
- phosphor terutama ovovitelin, protein 16,7%
- lemak 31,6% lecithin dan kolesterol
- zat besi (Fe) 0,0087%
- riboflavin, vitamin A dan thiamin
alaergi yang sering timbul pada anak-anak atau orang dewasa bila makan telur, disebabkan oleh sejenis protein yang disebut lysozyne. zat ini terdapat pada putih telur mentah atau setengah matang yang diserap secara langsung ke dalam darah. hal ini merupakan antigen bagi tubuhnya, terutama bagi bayi atau balita. Berbagai penelitian melaporkan, keracunan bila makan telur disebabkan adanya jenis zat protein avidin yang terdapat dalam telur yang masih mentah. Avidin dalam telur hanya sedikit, dan bila dimasak atau kena panas daya racun avidin hilang. Jadi, sebaiknya untuk anak-anak diberi telur yang sudah dimasak
. Tarwotjo C.Soejoeti. 1998. Dasar-dasar gizi kuliner

Tidak ada komentar:
Posting Komentar